Entrepreneur Gaya Surga (1)

Entrepreneur Gaya Surga (1)

By M. Suyanto

Entrepreneur gaya surga adalah entrepreneur yang dalam berbisnis mengikuti ketentuan yang digariskan oleh Allah dan Rasulnya. Entrepreneur tersebut tidak hanya berpikir keuntungan dunia saja, tetapi lebih dari itu memikirkan keuntungan akhirat.

Dalam Al Qur’an surat Ash Shaff ayat 10 – 12, Allah berfirman: Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan (bisnis) yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (yaitu) beriman kepada Allah dan Rasul-Nya-lah dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga ’Adn. Itulah keberuntungan yang besar.

Salah seorang entrepreneur gaya surga tersebut adalah Ali bin Thalib. Diriwayatkan Ali bin Abi Thalib pulang ketemu istrinya di rumah kemudian bertanya kepada istrinya. ”Wahai wanita, apakah kamu mempunyai sesuatu yang bisa dimakan suamimu?” tanya Ali kepada istrinya Fatimah. ”Demi Allah aku tidak mempunyai sesuatu sedikitpun, Namun ini ada uang 6 dirham dari hasil upahku memintal bulu. Uang tersebut akan aku belikan makanan untuk Hasan dan Husain” jawab Fatimah. ”Wahai wanita yang mulia, berikan uang 6 dirham itu kepadaku” kata Ali. Fatima lalu memberikan uang 6 dirham itu kepada Ali bin Abi Thalib. Sesudah uang diterima, Ali ke luar rumah dengan maksud membeli makanan untuk kedua putranya. Tiba-tiba di tengah jalan ia bertemu seorang yang berkata ‘Siapa yang mau meminjami Allah, Dzat Yang Menguasai dan pasti Dia akan menepati Janji-Nya’. Akhirnya Ali mendekati orang tersebut dengan menyerahkan uang 6 dirham yang dibawanya dari rumah yang sedianya dibelikan makan untuk anaknya. Setelah uang diberikan Ali langsung pulang.

Ketika Fatimah mengetahui kepulangan suaminya ke rumah tanpa membawa makanan apa-apa, ia terus menangis. Melihat istrinya menangis, Ali langsung bertanya ”Wahai wanita mulia, apa yang menyebabkan engkau menangis?”. ”Wahai putra paman Rasulullah, aku melihat engkau pulang dengan tanpa membawa makanan sedikitpun” jawab Fatimah. ”Wahai wanita mulia, aku telah mengutangkan uang 6 dirham tadi kepada Allah” kata Ali. ”Kalau itu yang engkau lakukan aku setuju” kata Fatimah.

Comments are closed.