STRATEGI BISNIS PEDAGANG EMPEK-EMPEK (2)

STRATEGI BISNIS PEDAGANG EMPEK-EMPEK (2)

By M. Suyanto

Pelajaran pertama yang dipetik dari pedagang empek-empek ini adalah mensyukuri nikmat Tuhan dan berbuat terbaik. Pelajaran ini memunculkan strategi bisnis. “Saya berusaha membuat empek-empek seasli mungkin. Bahkan ikannya kalau bisa saya ambil dari Palembang atau Medan” kata keponakan kawan saya tersebut. “Oh begitu” saya menyahut. “Biasanya empek-empek yang asli terbuat dari ikan belida atau ikan kutak. Ikan belida biasanya besar-besar, tetapi sekarang agak sulit mencarinya. Sedangkan ikan kutak lebih kecil dan persediaannya banyak Pak” kata keponakan kawan saya tersebut. “Apa bedanya kalau empek-empek itu dibuat dari ikan lain misalnya dari ikan tengiri?” tanya saya. “Kalau ikan belida atau ikan kutak itu tidak amis Pak, tetapi kalau ikan tengiri baunya amis Pak” jawabnya. “Oh begitu” saya mengiyakan. “Saya sengaja untuk mempertahankan keaslian empek-empek supaya empek-empek buatan saya berbeda dengan empek-empek yang lainnya.

Menjadi berbeda merupakan strategi kedua dari pedagang empek-empek tersebut. Banyak pengusahan kelas duniapun juga melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan pedagang empek-empek tersebut. Michael Dell memutuskan menjual PC dengan cara berbeda, yaitu menjadi pertama yang menjual PC langsung ke konsumen dan merakit pesanan. Michael Dell tidak menjual PC ke distributor. Kini, setiap orang dalam industri ini sedang mencoba meniru strategi Dell, tetapi sudah terlambat. “Ketika hanya ada Anda dan pelanggan, Anda sebenarnya telah memulai hubungan dengan pelanggan “ kata Michael Dell.Untuk menjadi berbeda dapat dilakukan dengan menjadi yang pertama. Harvard adalah universitas pertama di Amerika dan saat ini dianggap sebagai Universitas yang terpandang di dunia, terutama dalam bidang bisnisnya. Harvard Business School didirikan 1908 dan mewisuda gelar master pertama kalinya dalam manajemen di 1910. Harvard Business School merupakan sekolah bisnis pertama yang mensyaratkan gelar universitas untuk memasuki program manajemennya. Untuk mempertahankan kepemimpinannya Harvard Business School meluncurkan The Harvard Business Review, yang menjadi tonggak penerbitan. Selama lebih dari 75 tahun The Harvard Business Review telah berpengaruh dalam membentuk pemikiran manajemen di dunia.

Menjadi berbeda juga dapat dilakukan dengan menjadi yang pertama dalam kategori. Misalnya produk Band Aid merupakan plester luka yang pertama. Charles Schwab adalah perusahaan broker saham dengan diskon yang pertama. CNN, jaringan TV kabel yang pertama. Compaq, PC portabel yang pertma. Domino’s, kedai pizza antara yang pertama. ESPN, jaringan TV kabel olah raga yang pertama. Gore-Tex, kain anti air yang pertama. Hewlett-Packard merupakan penghasil printer laser desktop yang pertama. Intel, mikroprosesor yang pertama. Jell-O, agar-agar pencuci mulut yang pertama. Kentucky Fried Chicken, restoran ayam goreng yang pertama. Q-Tips, kapas penyeka pertama. Reynold Wrap, alumunium foil yang pertama. Rollerblate, sepatu luncur yang pertama. Strategi handal untuk bersaing adalah menjadi yang berbeda dengan menjadi pertama dalam kategori.


Comments are closed.