Browsed by
Category: Entrepreneurship

Belajar Menjadi Entrepreneur Dari Pengusaha Becak (4)

Belajar Menjadi Entrepreneur Dari Pengusaha Becak (4)

By M. Suyanto Pelajaran berikutnya dari dari pengusaha (entrepreneur) becak adalah tentang kepemilikan. Mengapa, dalam dua tahun milik Saudara kita Jawa, bermula dari 2 becak, setelah 2 tahun, tetap saja 2 becak? Dan mengapa Saudara kita Tionghoa, dari 2 becak menjadi 12 becak? Selain pemberian nama yang baik, bertindak efektif, juga yang dilakukan oleh pengusaha becak Saudara Tionghoa tersebut adalah cara menyikapi kepemilikan.

Belajar Menjadi Entrepreneur Dari Pengusaha Becak (3)

Belajar Menjadi Entrepreneur Dari Pengusaha Becak (3)

By M. Suyanto Pelajaran berikutnya dari pengusaha (entrepreneur) becak adalah tentang bertindak efektif. Mengapa, dalam dua tahun milik Saudara kita Jawa, bermula dari 2 becak, setelah 2 tahun, tetap saja 2 becak? Dan mengapa Saudara kita Tionghoa, dari 2 becak menjadi 12 becak? Selain pemberian nama yang baik, juga yang dilakukan oleh pengusaha becak Saudara Tionghoa tersebut adalah bertindak efektif.

Belajar Menjadi Entrepreneur Dari Pengusaha Becak (2)

Belajar Menjadi Entrepreneur Dari Pengusaha Becak (2)

By M. Suyanto Bill Gates, seorang entrepreneur sukses, setelah menciptakan MS-DOS, ia membuat sistem operasi memberi nama produknya Windows seperti halnya rumah menggunakan jendela (window) yang menyebabkan Bill Gates bermimpi “Sebuah komputer di atas setiap meja kerja di setiap rumah, menjalankan perangkat Microsoft”. Bill Gates semata yang berperan dalam menempatkan PC di kantor-kantor dan di rumah-rumah di seluruh dunia, tetapi Bill Gates mampu memberi nama untuk melihat apa yang mungkin dan keinginan untuk mengubah nama yang hanyalah merupakan mimpi dan…

Read More Read More

Belajar Menjadi Entrepreneur dari Pengusaha Becak (1)

Belajar Menjadi Entrepreneur dari Pengusaha Becak (1)

By M. Suyanto Pada suatu saat, saya bertemu dengan Pak Amien Rais di sebuah Seminar. Beliau bercerita tentang pengusaha (entrepreneur) becak dan tukang becak yang ada di sekitar rumah beliau di Solo. Pemilik becak dari Saudara kita Tionghoa, memberi nama becaknya ”Maju”, sedang Saudara kita Jawa memberi nama becaknya ”Ngudoyo Upo”. Milik Saudara kita pengusaha Jawa, bermula dari 2 becak, setelah 2 tahun, tetap saja 2 becak, karena memberi nama perusahaan dengan ”Ngudoyo upo” (mencari sebutir nasi), maka dapatnya juga…

Read More Read More