Belajar dari Sopir Taksi (1)

Belajar dari Sopir Taksi (1)

Setelah selesai saya mengikuti seminar Internasional di Universitas Airlangga Surabaya, saya berjalan menuju jalan di luar kampus. Di jalan tersebut ada dua taksi yang sedang menunggu penumpang. Salah seorang sopir taksi tersebut memberi tahu kawannya kalau ada penumpang. Sampai kawannya menyuruh dia, pastilah ia disukai oleh kawannya, sampai kawannya tidak mau merebut penumpangnya. Begitu saya memberi tanda butuh taksi, taksi tersebut mendekati saya dan mempersilakan saya untuk masuk. “Ke mana pak?” tanyanya. “Bandara mas,” jawab saya. Sopir taksi kali ini…

Read More Read More

Belajar dari Penjual Koran (3)

Belajar dari Penjual Koran (3)

Sepeda motor kesayangan dari hasil kerja kerasnya selalu menemani sang penjual koran dan berhenti di depan rumah saya. “Klek” bunyi standar sepeda motornya sambil Pak Penjual koran tersebut kemudian mengambil koran yang kami pesan ditambah koran lain sebagai bonus. Keluarga saya selalu diberi koran tambahan, pesan satu dapat dua, seperti banyak iklan di toko yang sedang berpromosi atau perusahaan yang beriklan di televisi. Itulah kejutan pertama yang dilakukan penjual koran kepada keluarga saya. Hal itu dilakukan, karena istri saya memberi…

Read More Read More