Archive for the 'Entrepeneur Arab Kuno' Category
By M. Suyanto
Keterkaitan bangsa ini dengan bangsa Romawi memungkinkan masuknya berbagai pengaruh kebudayaan Romawi ke Hirah, termasuk agama Kristen yang kemudian dianut oleh anggota keluarga kerajaan ini. Hind, ibu ’Amr, adalah seorang permaisuri Kristen kerajaan Gassan; yang lainnya mengatakan permaisuri kerajaan Kindah. Di ibu kota kerajaannya, ia membangun sebuah biara khusus wanita yang bertahan [...]
April 4th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Pembangunan al-Sadir, sebuah puri yang dalam pusisi dihubungkan dengan al-Khawarnaq dan terletak ”di tengah-tengah gurun antara Hirah dan Suriah”, juga dinisbatkan kepada al-Nu’man. Puri al-Sadir dan bangunan-bangunan hirah lainnya di Lakhmi kini hanya tinggal nama. Tidak ada lagi yang bisa dikenali kecuali al-Khawarnaq.
April 4th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Kaum Lakhmi mewarisi kemampuan menjadi entrepreneur dan seniman dari Kaum Nabasia. Kaum Lakhmi merupakan kaum yang tinggal di Iraq Selatan. Sebuah riwayat menyebutkan Malik ibn Fahm al-Adzi sebagai pemimpin pertama pemukiman Arab di Irak ini, dan menjadikan anak laki-lakinya, Jadhimah al-Abrasi, sebagai wakil dari Ardasyir.
April 4th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Dengan semangat maskulin, ia memperluas batas kerjaannya hingga meliputi Mesir dan sebagian besar wilayah Asia Kecil. Dari sanalah, tepatnya pada 270, pasukan Romawi terdesak hingga ke Ankara (Ancyra). Bahkan di Kalkedon yang berseberangan dengan Bizantium, ia melakukan ekspedisi militer untuk membangun kekuasaannya. Pada tahun yang sama, pasukan nya berhasil menduduki Iskandariyah, kota [...]
March 20th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Kota tersebut mengalami pertumbuhan yang sangat penting karena sebagai rute bisnis yang menghubungkan Persia, India, Cina, dan Kekaisaran Romawi. Pada masa kekuasaan Hadrian (117-138 M), Tadmur (Palmyra) dan kota kotanya menjadi negeri protektorat Romawi.
March 20th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Kita dapat belajar menjadi entrepreneur dari Kaum Tadmur. Kaum Tadmur adalah kaum yang menempati kota Tadmur. Tadmur atau Tadmor (Palmyra) merupakan kota penting kuno yang terletak di oase yang berjarak 120 km Barat Daya Eufrat dan 215 km Timur Laut Damaskus, di tengah-tengah gurun pasir Syiria.
March 19th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Pada periode 20 SM – 106 M, Kaum Nabasia menjual kekuasaannya kepada Romawi dan menjadi warga Romawi dengan harapan tetap memonopoli bisnis di Asia Timur. Kaum Nabasia, yang beribu kota di Petra, mencapai puncak kejayaannya di bawah pemerintahan Uadest” IV (9 S.M hingga 40 M).
March 1st, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Dari Berenike, barang melaui jembatan darat menuju Aleksandria. Pada periode ini, barang dari India dan Cina mulai tiba di pelabuhan Arab. Kaum Nabasia juga melintasi darat untuk menuju pelabuahan Mediterania Aleksandria, kapal mereka mengangkut barang tersebut ke berbagai daerah di sekitar Laut Mediterania.
March 1st, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By. M.Suyanto
Kaum Nabasia merupakan anak keturunan dari Nabit, salah satu anak dari Nabi Ismail a.s.. Kaum Nabasia dari abad kesembilan belas sebelum masehi (SM) sampai abad keenam sebelum masehi,.Jiwa entrepreneur melekat pada diri kaum Nabasia, sehingg kesibukannya adalah berbisnis.
March 1st, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Kaum Aksum melebarkan jajahannya ke Arab Selatan (Yaman). Sekitar 517, seorang raja Yahudi yang bernama Yusuf Asar Yathar atau juga dikenal sebagai Dhu Nuwas merebut kekuasaan raja Himyar, Mukarrib Ya’fur.
February 25th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M Suyanto
Kaum Aksum merupakan kaum yang berperan penting dalam bisnis di Afrika Timur Laut. Kaum Aksum, berkembang sejak abad keempat sebelum masehi dan mencapai kejayaan pada abad pertama masehi. Kita dapat belajar menjadi entrepreneur dari mereka.
February 25th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M Suyanto
Para misionaris Suriah yang menyelamatkan diri dari hukuman mungkin masuk ke Yaman pada masa tertentu yang belum kita ketahui pasti, tapi duta Kristen pertama ke Arab Selatan sepanjang yang kita baca diutus oleh Raja Constantianus pada 356 di bawah pimpinan Theophilus Indus, seorang Aria.
February 17th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Raja dari periode Himyar pertama ini adalah seorang raja feodal yang tinggal di puri, memiliki tanah luas dan mencetak uang emas, perak dan perunggu, dengan menampilkan gambar wajahnya pada salah satu sisinya dan seekor burung hantu (lambang orang-orang Atena) atau kepala banteng di sisi lainnya.
February 15th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Kaum Himyar atau oleh orang Yunani dan Romawi disebut Kaum Homerite adalah merupakan kaum di Arab Selatan kuno yang menggantikan kaum Saba’. Kita dapat belajar menjadi entrepreneur dari kaum ini. Dari 115 S.M. dan seterusnya, semua wilayah Saba’ jatuh ketangan penguasa baru yang datang dari dataran tinggi sebelah barat daya, yaitu suku Himyar.
February 14th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Kita juga dapat belajar menjadi entrepreneur dari kaum Arab Kuno yang lain, yaitu Kaum Qataban. Selain kerajaan Minea dan Saba, kerajaan penting lainnya yang muncul di wilayah ini adalah Qataban. Negeri Qataban tinggal di lembah Baihan di sebelah timur Aden, yang kini berada di sekitar Hadramaut.
February 1st, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Orang Hadramaut mempunyai kemampuan dalam bidang entrepreneurship. Hadramaut, atau Hedramaut, (”Hadhrmawt”) atau Havermavt (Bahasa Ibrani) adalah sebuah lembah di negeri Yaman di Arab Selatan.
January 26th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Pada periode kedua (610 – 115 SM), penguasa mulai menghilangkan karakteristik kependetaannya. Ibukota Saba’, Sharwah dipindahkan ke Ma’rib. Kotan Ma’rib yang berjaraki sekitar 100 km di sebelah timur San’a. Kota Ma’rib merupakan kota titik temu berbagai rute perjalanan dagang yang menghubungkan negeri-negeri penghasil wewangian dengan pelabuhan-pelabuhan di Mediterania terutama Gazza.
January 22nd, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Kita dapat belajar entrepreneurship (kewirausahaan) dari orang Saba’. Orang Saba’ sejak abad ketujuh Sebelum Masehi (SM) telah menempati Yaman. Orang Saba’ hidup dari 750 SM sampai 115 SM dengan satu kali perubahan gelar raja sekitar 610 SM. Pada periode pertama raja mereka bergelar Mukarrib.
January 22nd, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Kita dapat belajar menjadi entrepreneur yang sukses dari Kaum Minea. Minea merupakan kerajaan yang pertama di Arab selatan, yang diperkirakan ada dari sejak 1200 Sebelum Masehi sampai 650 SM. Bangsa Minea wilayah utamanya mencakup daerah oase sungai yang luas membentang ke barat-laut Ma’rib, yang sejak periode Islam dikenal dengan sebutan Al Jawf.
January 18th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments
By M. Suyanto
Kebenaran yang diajarkan Nabi Saleh bukan diterima dengan sepenuh hati, tetapi dibalas dengan keangkuhan dan kemarahan mereka dengan merencanakan untuk membunuh unta tersebut. Dalam surat Al Qamar ayat 29 : ”Maka mereka memanggil kawannya, lalu kawannya menangkap (untuk itu) dan membunuhnya”.
January 11th, 2009 | Posted in Entrepeneur Arab Kuno | No Comments